10
Jul
10

PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI

Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Kelas / Semester : VIII / GENAP
Standar Kompetensi : 5. Memahami usaha persiapan kemerdekaan Indonesia
Kompetensi Dasar : 5.1. Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya NKRI.
Indikator : A. Perbedaan perpektif antar kelompok sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia
B. Kronologi proklamasi kemerdekaan Indonesia.
C. Proses penyebaran berita proklamasi kemerdekaan dan sikap rakyat di berbagai daerah.
D. Proses terbentuknya negara dan pemerintah RI beserta kelengkapannya dengan sidang PPKI.
E. Dukungan spontan dan tindakan heroik di berbagai daerah terhadap pembentukan negara dan pemerintahan RI
Penyusun : Amir Alamsyah, S.Pd.

PERISTIWA- PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI
KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 1945

A. Perbedaan perpektif antar kelompok sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia
1. Jepang Menyerah Kepada Sekutu
Kedudukan Jepang dalam perang Asia Pasifik / PD II sampai akhir 1944 semakin terdesak Sekutu, menyadari segera kalah maka Jepang berjanji akan memberi kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia melalui Jenderal Koiso.

2. Perwujudan janji kemerdekaan dari Jepang kepada bangsa Indonesia :
a. dibentuk BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai ( 1 Maret 1945 )
b. dibentuk PPKI atau Dokuritsu Junbi Inkai ( 7 Agustus 1945)
c. para tokoh PPKI yaitu Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta dan dr.Radjiman Wedyodiningrat diundang Jendral Besar Terauchi ke Dalat , Vietnam untuk dilantik menjadi ketua dan wakil ketua PPKI ( 9 – 12 Agustus 1945 ) dan memutuskan akan memberi kemerdekaan
kepada bangsa Indonesia untuk diumumkan jika persiapannya sudah selesai.
d. Pada pertemuan para tokoh PPKI dengan Jenderal Besar Terauchi,mengumumkan :
1). Pemerintah Jepang memutuskan memberi kemerdekaan kepada bangsa Indonesia
2). Untuk melaksanakan kemerdekaan dibentuk PPKI
3). Pelaksanaan kemerdekaan dilakukan setelah persiapan selesai dan dilakukan berangsur-
angsur dari pulau Jawa kemudian disusul pulau lainnya.
4). Wilayah Indonesia seluruh bekas jajahan Hindia Belanda.

3. Peristiwa yang menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dalam PD II Perang Asia Pasifik, ada 6 yaitu :
a. Kota Hiroshima ( 6 Agustus 1945 ) dan Kota Nagasaki ( 9 Agustus 1945 ) di bom atom oleh USA
b. Uni Sovyet menyatakan perang kepada Jepang, diawali dengan menyerang pulau
Manchuria
c. Wilayah-wilayah yang semula dikuasai Jepang dapat direbut Sekutu melalui pertempuan
d. Moral/semangat masyarakat Jepang mulai turun
e. Produksi peralatan perang merosot
f. Kekurangan bahan logistik / makanan.

4. Perbedaan Pendapat Golongan Tua dengan Golongan Muda
a. Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu ( 14 Agustus 1945 ) :
1). Berita penyerahan ditutupi Jepang di Indonesia, tetapi didengar bangsa Indonesia oleh Syahrir melalui siaran radio USA.
2). Akibatnya di Indonesia terjadi Vacum of Power artinya tidak ada pemerintahan yang berkuasa ( kekosongan kekuasaan )
3). Peristiwa ini dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk segera memprklamasikan kemerdekaan.

b. Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan menimbulkan perbedaan pendapat antara Golongan Tua dengan Golongan Muda :
1). Golongan Tua : – berpendapat bahwa Proklamasi dilaksanakan melalui sidang PPKI, alasannya mereka tidak bersedia melepaskan tanggungjawabnya sebagai anggota PPKI
– terdiri dari Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta, Mr.Iwa Kusuma Sumantri,
dr.Buntaran, dr.Samsi, Ahmad Soebardjo
2). Golongan Muda : – berpendapat bahwa Proklamasi dilaksanakan secepat mungkin tanpa
siding PPKI, alasannya jika melalui PPKI berarti kemerdekaan Indonesia adalah hadiah Jepang ( karena PPKI buatan Jepang )
– terdiri dari Sutan Syahrir, Chairul Saleh, Sukarni, Sayuti Melik, Darwis,Wikana, Sudiro, B.M.Diyah.

c. Peristiwa Rengasdengklok ( 16 Agustus 1945 ) :
1). Merupakan puncak perbedaan pendapat golongan muda dengan golongan tua.
1). yaitu peristiwa penculikan Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta oleh para pemuda untuk dari Jakarta ke Rengasdengklok ( kota di kabupaten Kerawang, Jawa Barat )
2). sebab terjadinya karena perbedaan pendapat golongan tua dengan golongan muda tentang pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
3). tujuannya adalah agar Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta tidak mendapat pengaruh dan tekanan dari Jepang.
4). Saat peristiwa Rengasdengklok, di Jakarta terjadi kesepakatan antara Ahmad Soebardjo (golongan tua) dengan Wikana ( golongan muda ) :
a). bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan di Jakarta
b).Pelaksanaan perumusan teks proklamasi di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda karena besedia menjamin keselamatan mereka selama berada di rumahnya ( Jl.Imam Bonjol no.1 Jakarta ) dan bersimpati terhadap perjuangan bangsa Indonesia.
5). arti pentingnya adalah terjadi kesepakatan antara golongan tua dengan golongan muda bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia akan dilaksanakan tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta.

B. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
1. Perumusan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia :
a. dilaksanakan di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda 16 Agustus 1945 pukul 23.00
WIB sampai 17 Agustus 1945 pukul 04.00 WIB
b. Para tokoh yang hadir yaitu Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta, Ahmad Soebardjo, anggota PPKI,
tokoh muda seperti Sukarni, Sayuti Melik, Sudiro.
c. Perumusnya ada 3 orang, yaitu :
– Ir.Soekarno : : menulis naskah Proklamasi
– Ahmad Soebardjo : menyampaikan ide kalimat I “ Kami bangsa Indonesia dengan ini
menyatakan kemerdekaan Indonesia “
– Drs.Moh.Hatta : menyampaikan ide kalimat ke II “ Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.”

2. Peranan para tokoh yang dilakukan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia :
a. Chairul Saleh : pemimpin rapat pemuda di Lembaga Bakteriologi, Pegangsaan Timur, Jakarta
b. Darwis dan Wikana : menyampaikan hasil rapat pemuda kepada Ir.Soekarno
c. Sukarni,Yusuf Kunto, dan Singgih :
membawa Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta ke Rengasdengklok
d. Cudanco Subeno : komandan kompi tentara PETA di Rengasdengklok
e. Ahmad Soebardjo : tokoh golongan tua yang berhasil menengahi perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda
f. Laksamana Muda Maeda :
Kepala perwakilan AL Jepang di Jakarta yang bersimpati terhadap perjuangan bangsa Indonesia, menyediakan rumahnya sebagai tempat perumusan teks proklamasi dan menjaman keselamatannya g. Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta, dan Ahmad Soebardjo :
sebagai perumus teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.
h. Sukarni, Sayuti Melik, B.M.Diah, dan Sudiro :
adalah tokoh muda yang menyaksikan perumusan teks proklamasi kemerderkaan
I. Sayuti Melik : pengetik naskah proklamasi
J. Sukarni : mengusulkan Soekarno-Hatta menandatangani teks Proklamasi atas nama bangsa Indonesia.
k. Ibu Fatmawati : Penjahit bendera Merah Putih yang dikibarkan tanggal 17 Agustus 1945 setelah proklamasi dibacakan.
l. Suhud dan Latief Hendraningrat :
Pengibar bendera Merah Putihdi Jl.Pegangsaan Timur no.56 Jakarta
m. Soekarna-Hatta : Proklamator kemerdekaan RI.

3. Perbedaan teks Proklamasi antara Naskah Konsep dengan Naskah Outentik :
a. Naskah Konsep : 1). Proklamasi
2). Hal 2
3). tempoh
4). Djakarta,17-8-05
5). Wakil-wakil bangsa Indonesia
6). belum ditandatangani
7). Ditulis tangan oleh Ir.Soekarno

b. Naskah Outentik : 1). PROKLAMASI
2). Hal-hal
3). Tempo
4). Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
5). Atas nama bangsa Indonesia
6). Ditandatangani oleh Soekarno-Hatta
7). Diketik oleh Sayuti Melik.

4. Pembacaan teks proklamasi :
a. acara semula di lapangan IKADA, tetapi karena sudah berkumpul tentara Jepang dengan senjata lengkap, kemudian dipindahkan dikediaman Ir.Soekarno di Jl.Pegangsaan Timur no.56 Jakarta.
b. tujuan pemindahan tempat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pertumpahan darah.
c. dihadiri lebih kurang 1000 orang dan dijaga oleh para pemuda yang tergabung dalam Barisan pelopor.
d. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan urutan :
1). Sambutan oleh Bung hatta.
2). Pembacaan teks Proklamasi oleh Ir.Soekarno.
3). Pengibaran bendera Merah Putih oleh Suhud dan Latief Hendraningrat.
4). Sambutan walikota Suwiryo.

5. Arti penting/makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ada 4 yaitu :
a. dengan tekad dan kekuatan sendiri, bangsa Indonesia bebas dari penjajahan bangsa asing
b. sebagai titik puncak perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.
c. menjadi pelopor bangsa-bangsa di benua Asia dan Afrika berjuang mencapai kemerdekaan,
karena merdeka pertama kali setelah PD II selesai.
d. sebagai tonggak/awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

C. Penyebarluasan Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
1. Teks proklamasi berhasil diselundupkan ke kantor pemberitaan radio Jepang, Domei oleh
Syahrudin ( 17 Agustus 1945 pukul 18.30 WIB ) diterima kepala bagian Waidan B.Palenewen,
kemudian diudarakan F.Wuz untuk diudarakan melalui pemancar radio.

2. Pada tanggal 20 Agustus 1945, pemancar radio, kantor berita Domei disegel Jepang, dan
para pegawai dilarang masuk, tetapi para pemuda tidak kehilangan akal dengan cara membuat pemancar baru dibantu para teknisi radio (Sukarman, Sutamto, Susiloharjo, dan Suhandar). Peralatan pemancar diambil dari kantor berita Domei, kemudian berita proklamasi disebarluaskan.

3. Proklamasi kemerdekaan Indonesia disebarluakan melalui :
a. siaran radio
b. surat kabar ( Harian Soeara Asia di Surabaya yang I kali dan Harian Cahaya di Bandung)
c. Pamflet, poster, corat-coret pada tembok dan gerbong kereta api
d. cerita dari mulut ke mulut.

4.Pemerintah RI menugaskan para gubernur (dilantik 2 September 1945) untuk menyebarkan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di wilayahnya, yaitu :
a. Teuku Moh.Hasan di Sumatera
b. Sam Ratulangi di Sulawesi
c. Ktut Pudja di Nusa Tenggara
d. Ir.Moh.Noor di Kalimantan.

5. Para tokoh yang berjasa menyebarkan berita proklamasi melalui siaran radio :
a. Maladi (memprakarsai didirikan RRI, 11 Septetember 1945).
b. M.Yusuf Ronodipuro.
c. Sakti Alamsyah.
d. Suryodipuro.
e. Syahrudin.
f. Bachtiar Lubis.
g. Suprapto.

6. Syahrudin seorang wartawan Domei berhasil memasuki ruang siaran radio Hoso Kanri Kyoku (sekarang RRI) tanggal 17 Agustus 1945 pukul 18.30 WIB dan berhasil menyiarkan berita proklamsi pukul 19.00 WIB sehingga rakyat di seluruh pelosok tanah air dan luar negeri mengetahui bahwa Indonesia telah merdeka.
7. Akibat berita proklamasi yang tersebar luas yaitu :
a. rakyat diberbagai daerah menyambut gembira dengan memberi dukungan sepenuhnya terhadap proklamasi kemerdekaan.
b. muncul tindakan heroik di berbagai tempat di Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan.

D. Proses terbentuknya negara dan pemerintah RI melalui sidang PPKI
1. Sidang PPKI I (18 Agustus 1945), keputusannya :
a. mengesahkan UUD 1945.
b. memilih Ir.Soekarno sebagai Presiden dan Drs.Moh.Hatta sebagai Wakil Presiden.
c. untuk sementara waktu tugas Presiden dibantu oleh Komite Nasional.
2. Sidang PPKI II (19 Agustus 1945), keputusannya :
a. menetapkan susunan kabinet terdiri dari 12 kementrian.
b. wilayah Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi dan menunjuk gubernurnya.
c. membentuk suatu tentara kebangsaan.
3. Sidang PPKI III (22 agustus 1945), keputusannya :
a. membentuk Komite Nasional Indonesia (KNI).
b. membentuk Badan Keamanan rakyat (BKR).
c. Partai ansionalIndonesia (PNI) sebagai satu-satunya partai di ndonesia, tetapikeputusan ditunda pada tanggal 31 Agustus 1945.

E. Sambutan Rakyat di berbagai daerah terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia :
1. Pernyataan dukungan Sri Sultan Hamengkubuwono IX (5 September 1945), ada 3 yaitu :
a. Yogyakarta berciri kerajaan adalah daerah istimewa dari RI
b. Sebagai kepala daerah, Sri Sultan memegang kekuasaan pemerintahan daerah di Yogya-
karta.
c. Sri Sultan bertanggungjawab langsung kepada presiden RI.
Arti penting pernyataan tersebut adalah :
– turut menggalang persatuan dan kesatuan diberbagai daerah untuk mendukung proklamasi kemerdekaan RI.

2. Rapat raksasa di lapangan IKADA (Ikatan Atletik Djakarta, sebelah selatan Monas sekarang) di Jakarta tanggal 19 September 1945 :
a. Dipelopori para pemuda yang tergabung dalam Komite Van Aksi, terdiri dari :
– Angkatan Pemuda Indonesia ( API )
– Barisan Rakyat Indonesia ( BARA )
– Barisan Buruh Indonesia ( BBI )
Mereka mengeluarkan manifesto politik “ Suara Rakyat no.1 “ berisi :
1). NKRI telah berdiri 17 Agustus 1945 dan rakyat telah merdeka
2). Semua kekuasaan harus berada ditangan bangsa Indonesia
3). Jepang sudah kalah sehingga tidak berhak memerintah Indonesia
4). Rakyat Indonesia harus merebut senjata dari Jepang
5). Segala kantor, alat-alat komunikasi, alat angkutan umum, pabrik dan perusahaan
yang semula dikuasai Jepang harus direbut kembali rakyat.

b. Tujuannya :
– untuk membulatkan tekad menyambut kemerdekaan Indonesia.

c. Rapat dihadiri ratusan ribu orang, tetapi dijaga ketat tentara Jepang sehingga Presiden
Soekarno menyampaikan amanat agar tidak banyak terjadi korban, intinya yaitu :
– meminta dukungan dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah RI.
– memnuntut rakyat untuk mematuhi setiap kebijakan pemerintah dengan disiplin.
– memerintahkan rakyat bubar meninggalkan lapangan dengan tenang.

d. Arti penting atau maknanya :
– membuktikan kewibawaan pemerintah terhadap rakyat
– menanamkan kepercayaan diri bahwa rakyat Indonesia mampu mengubah nasib dengan
kekuatan sendiri
– rakyat mendukung pemerintahan yang baru terbentuk ( buktinya setiap instruksi pemimpin
mereka laksanakan ).
– berhasil mempertemukan pemimpin pemerintah RI dengan rakyatnya.

3. Tindakan Heroik diberbagai daerah di Indonesia :
a. Komite Van Aksi sejak September 1945 mempelopori pengambilalihan sarana angkutan
KA, bengkel KA, stasiun KA, dan pemancar radio di Jakarta.

b. Para pemuda bergerak merebut senjata Jepang diberbagai markas Jepang menimbulkan
banyak jatuh korban, mempunyai 3 tujuan :
1). Untuk memperoleh senjata sebagai modal perjuangan selanjutnya
2). Mencegah agar senjata tidak jatuh / dikuasai Sekutu atau Belanda
3). Mencegah agar senjata tidak digunakan Jepang untuk membunuh rakyat Indonesia.

c. Tujuan dibentuk Komite Van Aksi, ada 2 yaitu :
1). Melucuti senjata Jepang
2). Mengambilalih kekuasaan dari tangan Jepang

d. Tindakan heroik menyambut proklamasi diberbagai daerah terjadi di :
1). Jakarta ( 19 September 1945 ) :
– BKR menyerbu gudng senjata Jepang di Cilandak, Jakarta.
2). Bandung :
– Para pemuda berhasil merebut lapangan terbang Andir,di Bandung.
3) Surabaya :
– Para pemuda yang tergabung dalam BKR berhasil merebut komplek penyimpanan
senjata Jepang dan pemancar radio di Embong Malang, Surabaya.
4). Surakarta :
– rakyat mengepung markas Kempetai milik Jepang untuk merebut senjata , dalam
pertempuran gugur seorang pemuda bernama Arifin. Untuk mengenang jasanya
diabadikan menjadi sebuah nama jembatan di Surakarta.
5). Semarang ( 15 – 20 Oktober 1945 ):
– Pertempuran lima hari Semarang terjadi antara para pejuang Indonesia dengan pa-
sukan Jepang di Semarang.
– peristiwa diawali dengan pemindahan tawanan tentara Jepang sebanyak 400 orang
oleh polisi Indonesia dari penjara Jatingaleh ke penjara Bulu di Semarang, tetapi
tentara Jepang melakukan perlawanan.
– Sebab pertempuran lima hari di Semarang :
Terbunuhnya dr.Karyadi saat memeriksa cadangan air minum di desa Candi
daerah Semarang karena ada desas-desus diracuni Jepang.
– dalam pertempuran 2000 orang Indonesia gugur dan 100 tentara Jepang tewas.
– untuk mengenang peristiwa tersebut di Semarang dibangun monumen Tugu Muda
dan dr.Karyadi dijadikan nama sebuah RSU dr.Karyadi di Semarang.

6). Yogyakarta ( 26 September 1945 ) :
– para pegawai pemerintah dan perusahaan yang dikuasai Jepang melakukan mogok kerja.
7). Bogor :
– para pemuda melucuti senjata polisi Jepang
– Para pemuda menyita 9 gerbong bahan pakaian milik Jepang yang akan diangkut ke luar kota
8). Tasikmalaya :
– para pemuda dapat mengusir Jepang dari lapangan terbang dan merebut beberapa pesawat pemburu.
9). Banyumas :
– Kesatuan-kesatuan tentara PETA dipimpin Daidanco Sudirman berhasil melucuti seluruh tentara Jepang tanpa perlawanan.
10). Aceh ( 6 Okober 1945 ) :
– terjadi perlucutan senjata di Sigli, Seulimeun, Langsa dan Lhokseumawe
– para pemuda dan tokoh masyarakat membentuk API untuk merebut dan mengambil
alih kantor-kantor pemerintahan Jepang
11). Medan ( 4 Oktober 1945 ) :
– Barisan Pemuda Indonesia ( BPI ) dipimpin Ahmad Tahir mengambila alih gedung-
gedung pemerintahan dan merebut senjata Jepang.

12). Lampung :
– BKR dan para pemuda melucuti senjata milik Jepang di Teluk Betung, Kalianda, dan Menggala.
13). Bali ( 13 Desember 1945 ) :
– Angkatan Muda Indonesia ( AMI ) dan Pemuda Republik Indonesia ( PPI ) merebut
kekuasaan dari Jepang secara serentak, tetapi gagal.
14). Makassar :
– para pemuda beusaha merebut gedung-gedung vital seperti studio radio,dan tangsi
polisi, tetapi mengalami kegagalan.
15). Gorontalo ( 13 September 1945 ) :
– terjadi perebutan terhadap markas-markas tentara Jepang.

DAFTAR PUSTAKA

- Matroji. 200. IPS Sejarah SMP Kelas 3 . Jakarta : Erlangga.
– Rachmat, dkk. 2006. IPS SMP Kelas VIII. Karanganyar : Graha Mukti Grafika.
– Suwanto, dkk. 1997. Sejarah Nasional dan Umum SMP Kelas 3. Semarang : Aneka Ilmu.
– Tim Penyusun Master. 2003. Sejarah Kelas 3 SLTP. Surakarta : Cempaka Putih.
– Winarto, dkk. 2004. Pengetahuan Sosial Sejarah 2. Semarang : Aneka Ilmu.

10
Jul
10

Burung Pinguin

Jenis binatang ini hidup di laut lepas di sekitar kutub utara. Hidup menyukai di daerah dingin. Berjalan cukup lambat jika didarat tetapi jika di laut dapat berenang dengan cepat.

10
Jul
10

pencemaran udara

udara bersih sangat menyegarkan pernafasan kita. tetapi jika banyak asap kendaraan, asap cerobong pabrik, pembakaran sampah yang berlebihan, pembakaran hutan dapat menjadikan udara menjadi tidak bersih dan sangat merugikan kesehatan kita.

10
Jul
10

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!




Oktober 2014
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Bulan


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.